BIPOLAR (BJT)
5.1 Pendahuluan
Bab ini merupakan kelanjutan dari bab 3 pada jilid 1 buku Teori,
Simulasi dan Aplikasi Elektronika. Pada bab 3 tersebut
dibahas struktur, karakteristik dan macam-macam pemberian bias pada transistor
BJT.
Selanjutnya pada bab 5 ini dibahas macam-macam konfigurasi, analisa
rangkaian menggunakan rangkaian ekivalen hybrid ะป pada frekuensi rendah,
menengah & tinggi.
Ada 3 macam konfigurasi rangkaian dasar transistor, yaitu:
1.
Common Emitter yaitu memakai bersama kaki emitter untuk
input dan output seperti gambar 155.
Ketiga konfigurasi tersebut dapat dioperasikan pada semua frekuensi tetapi
dalam prakteknya akan mengalami perubahan respon output sehingga dalam
penjelasan berikut dibahas pengaruh frekuensi pada rangkaian transistor yang dikelompokkan
dalam tiga kelompok yaitu:
- Pada frekuensi rendah, menghasilkan reaktansi kapasitor menjadi cukup besar sesuai rumus
2. Pada frekuensi menengah, menghasilkan reaktansi kapasitor menjadi cukup kecil atau dianggap short circuit.
3. Pada frekuensi tinggi, sama seperti pada frekuensi menengah yang menghasilkan reaktansi kapasitor menjadi kecil atau dianggap short circuit.
Sebelum membahas pengaruh frekuensi pada rangkaian transistor maka perlu
diketahui lebih dahulu apakah rangkaian transistor atau rangkaian penguatan
sudah bekerja di daerah aktif atau tidak. Berikut contoh penentuan transistor
bekerja di daerah aktif atau tidak dengan memakai rangkaian self bias (seperti yang telah dijelaskan
pada sub bab 3.4.).
Contoh:
Diketahui, rangkaian yang memakai self
bias adalah seperti gambar 158.
Ditanya:
Carilah titik kerja
transistor bila:
a).
VBB = 1 Volt dan
b).
VBB = 3 Volt
bila ฮฒ = 50
Jawab:
a).Dengan memakai hukum KVL, maka dapat dicari arus IB yaitu:
dimana,
Dengan IC = 1,5 mA, anggap bekerja di daerah aktif.
kemudian,
Jadi, VCE adalah bernilai positif, yang artinya anggapan
transistor bekerja di daerah aktif adalah benar.
dimana,
Jadi, VCE adalah bernilai negatif, yang artinya anggapan
transistor bekerja di daerah aktif adalah tidak benar. Dengan VCE
bernilai negatif berarti transistor bekerja di daerah jenuh.
5.2 Penguat satu tingkat pada
frekuensi menengah (mid-freq.)
5.2.1 Common Emitter (CE) Amp.
Adapun rangkaian CE Amp. adalah seperti pada gambar 159.
Untuk menganalisa rangkaian CE Amp. dapat dilakukan dengan rangkaian
ekivalen yang mana salah satunya memakai metoda rangkaian ekivalen hybrid ะป
(phi). Rangkaian ekivalen hybrid ะป untuk rangkaian transistor yang dioperasikan
pada frekuensi menengah dapat dibuat dengan men-short circuit suplai dan semua
kapasitor. Adapun rangkaian ekivalen hybrid ะป
untuk CE Amplifier adalah seperti pada gambar 160.
Dari rangkaian ekivalen diatas dapat diturunkan rumus-rumus sebagai
berikut.
dimana Vi =V,
sehingga,
5.2.2 Common Collector(CC) Amp.
Adapun rangkaian CC Amp. adalah seperti pada gambar 161.
Untuk menganalisa rangkaian CC Amp. sama seperti CE Amp. yaitu dengan memakai
metoda rangkaian ekivalen hybrid ะป (phi). Adapun rangkaian ekivalen hybrid
ะป untuk CC Amplifier adalah seperti pada
gambar 162.
Dari rangkaian ekivalen
diatas dapat diturunkan rumus-rumus sebagai berikut.
sehingga,
Untuk mencari Impedansi
output Zo maka rangkaian ekivalen hybrid ะป menjadi seperti gambar 163.
5.2.3 Common Base (CB) Amp.
Adapun rangkaian CB Amp. adalah seperti pada gambar 164. Adapun rangkaian
dan rangkaian ekivalen hybrid ะป untuk CB
Amplifier adalah seperti pada gambar 165.
Dari rangkaian ekivalen diatas dapat diturunkan rumus-rumus sebagai
berikut.
Untuk ketiga konfigurasi ini akan menghasilkan nilai Impendansi input (Zi) dan Impendansi output (Zo) sebagai berikut:
Jawab :
Adapun rangkaian dan
rangkaian ekivalen hybrid ะป CC (Emitter Follower) Amp. adalah seperti pada
gambar 166.
Ditanya
: Rancanglah suatu rangkaian common emmiter (CE) amplifier
frekwensi menengah.
Jawab
:
Adapun
rangkaian dan rangkaian ekivalen hybrid ะป CE Amp. adalah seperti pada gambar
167.
Dimana, dari rangkaian dapat disimpulkan;
5.3 Penguat satu tingkat pada
frekuensi rendah
Adapun respon amplifier pada frekuensi rendah adalah seperti gambar 168.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar